Keseruan team DBS di Jambore Nasional ASFI 2015 Jogjakarta

jogjakarta- Jambore Nasional Honda CB150R Streetfire pertama ini diprakarsai oleh Asosiasi Streetfire Indonesia (ASFI) bersama Jogja Streetfire Club (JOSEFIC) sebagai tuan rumah, dengan dukungan penuh PT Astra Honda Motor dan PT Astra International Tbk – Honda region Yogyakarta (Astra Motor Yogyakarta). Gathering akbar para pecinta Honda CB150R Streetfire ini berlangsung  di Jogja Expo Center (JEC) tanggal 14 Februari 2015. Tercatat lebih dari 1.000 riders yang tergabung dalam 100 komunitas Honda CB150R Streetfire turut hadir meramaikan gelaran akbar ini dimana 56 komunitas diantaranya bernaung di bawah Asosiasi Street Fire Indonesia (ASFI).

Dan sabagai rasa persoudaraan dan kecintaan Districk Blitar Streetfire hadir dalam gelaran jambore pertama tersebut , berangkat dari kota blitar tanggal 13 febuari pukul 06.00 dan sampai di jogjakarta pukul 16.00, di bawah ini beberapa moment menarik saat mengikuti gelaran jambore nasional tersebut..

Lanjutkan membaca “Keseruan team DBS di Jambore Nasional ASFI 2015 Jogjakarta”

Menambah Tinggi Shock Belakang CB150R

Pengalaman Pribadi nih Brother……

Sebelum ane nunggingin motor seperti Bro-Bro sekalian, ane browsing di mbah google bagaimana sih cara yang simple buat ninggiin shock dengan sistem prolink seperti pada kuda besi kesayangan. Di blog pertamax7, ada 2 cara ninggiin shock prolink. Pertama dengan mengganjal dudukan atas shock dengan bearing dan yang ke dua dengan mengebor conrod atau memendekan conrod yang otomatis akan mengangkat shock menjadi lebih tinggi.

Penampakan meninggikan dengan mengganjal bearing (ane ambil dari Pertama7.com)

bikin-nungging-honda-cb150r-dengan-ganjal-bearing

Penampakan meninggikan shock belakang CB150R dengan mengebor conrod

peninggi shock

Dari kedua cara tersebut memang ada kelebihan dan kekurangannya.

Setelah ane tanya-tanya ke rekan-rekan yang mengerti tentang pershock-an dan bengkel yang biasa memodifikasi motor-motor untuk trail adventure, ane putuskan untuk memakai cara yang kedua karena pertimbangan lebih simple dan aman daripada cara pertama karena cara yang pertama harus bongkar tangki dan filter udara terlebih dahulu.

Mulailah ane proses buat ninggiin shock belakang. Setelah diukur range aman untuk mengebor conrod, barulah dieksekusi nih conrod ane. Pengeboran conrod kurang lebih 5 mm didepan lubang conrod awal dan penambahan tinggi sekitar 5 cm dari posisi awal. Setelah dipasang lagi, ternyata shock tidak mau turun yang disebabkan shock membentur penopang conrod (seperti gambar diatas). Memang lebih tinggi, tapi fungsi shock sebagai peredam getar tidak berfungsi sama sekali. Akhirnya saya kembalikan ke lubang conrod standartnya lagi. Ini pengalaman yang berharga, karena jadi tau bagaimana meninggikan shock belakang sistem prolink yang simple.

Buat yang pengen ninngiin shock belakang CB150R ane kasih saran:

1. Sebaiknya menambahkan dudukan atas shock belakang yang berada di bawah tangki, tetapi jangan mengganjalnya dengan bearing, karena ditakutkan ambles. Penambahan dudukan atas shock ini sebaiknya menggunakan besi atau baja yang kuat dan di las di rangka. Pengelasan sebaiknya di tukang las yang sudah berpengaaman dan mempunyai hasil yang bagus.

2. Atau menambahkan seperti pada gambar di bawah ini

skok belakang

Untuk saran yang ke dua ini, ane masih belum tau proses dan caranya.

Semoga bermanfaat dan mohon maaf jika ada salah kata dan penulisan.

NB : Peninggian shock belakang dengan cara mengebor conrod untuk CB150R sebenarnya aman dan tetep bisa dilakukan dengan catatan, jarak pengeboran dengan sumbu as awal conrod kurang dari 2mm tetapi hanya meninggikan sekitar 2cm saja dan terlihat tidak ada bedanya. Pengeboran di tengah conrod bisa dilakukan tetapi penambahan tinggi semakin tinggi. (Semakin pendek jarak as conrod, maka akan semakin menambah tinggi shock belakang. Ini kunci mengubah tinggi atau rendahnya shock prolink).

Bonus edisi kali ini

DBS #012 Narsis di Museum Angkut

 

DBS #012 Lagi Narsis di Museum Angkut, hehehe

 

Suka Duka Saat Touring

Salam satu aspal Brother,……

Tooot tooot tooot toooot…… Suara klakson yang sudah umum kita dengar waktu rombongan touring menggilas aspal. Tetapi, bagi masyarakat awam mungkin ill fill dengan rombongan touring yang menyalip mereka karena isyarat-isyarat kaki seolah mau menendang dan sebagainya. Ada kutipan dari beberapa blog yang menyatakan “………dengan menurunkan kaki seolah mau menendang-nendang.” Perlu diketahui bahwa isyarat menurunkan kaki adalah isyarat adanya halangan di kiri atau di kanan. Demikian juga dengan isyarat tangan mengepal, itu tandanya persiapan berhenti karena ada lampu lalu lintas.

Sebetulnya, isyarat-isyarat tersebut berguna bagi keselamatan rombongan. Isyarat-isyarat di atas yang bagi masyarakat awam dianggap arogan karena dianggap mau menang sendiri. Padahal, bikers juga punya isyarat berterima kasih kepada pengguna jalan lain dengan mengacungkan jempol ketika rombongan telah mendahului mereka. Isyarat-isyarat tersebut merupakan penghargaan bagi pengguna jalan lain.

Makna Kemerdekaan

Tak terasa bulan penuh sejarah bagi bangsa Indonesia telah usai. Bulan Agustus tahun ini banyak sekali acara-acara yang melambangkan nasionalisme. Mulai dari lomba balap karung (dari kakek nenek kita kecil sampai sekarang masih tetap dipertahankan tiap acara Agustusan), makan kerupuk, balap kelereng dan lain sebagainya. Bedanya jaman sekarang, acara 17-an dimodifikasi dengan acara pentas dangdut yang dulu-dulu mungkin cuma acara-acara lomba untuk anak-anak diiringi musik dari tape recorder dengan sound system yang keras. Lomba panjat pinang pun sekarang juga kurang ramai (mungkin karena pohon pinang sudah semakin langka).

Kami pun tidak mau ketinggalan dengan acara pengisi hari kemerdekaan tersebut. Sebagai Biker’s kota Proklamator, kami tidak lupa untuk mendukung acara demi acara kemerdekaan yang dilaksanakan di wilayah kami. Antara lain meramaikan karnaval di Kota Blitar dan didaerah para biker’s berdomisili. Acara yang paling berkesan adalah ketika para Biker’s DBS diberi kepercayaan untuk menyanyikan lagu Indonesia raya di hadapan masyarakat Blitar raya dalam acara “Goyang Jatim” Vario FI yang diselenggarakan di halaman Parkir PIPP makam Bung Karno Kota Blitar. “Bagi kami (para biker’s), kami mengisi kemerdekaan dengan selalu mengutamakan safety riding sebagai salah satu wujud kami menghargai jasa para Pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia”, ungkap Bro Candra DBS #005 ketika ditanya pembawa acara tersebut. Acara yang dikemas untuk memeriahkan hari kemerdekaan ini disupport oleh beberapa dealer Honda di Kota Blitar.

IMG-20140901-WA0005  IMG-20140901-WA0004

2014-08-23 19.21.50  2014-08-23 19.24.57

Setelah acara tersebut, kami melanjutkan dengan touring kemerdekaan ke kota tetangga dan sowan ke RHSF-TA. Dalam touring tersebut diikuti 5 member DBS dan 1 member KCS yaitu Bro Yhoga yang kebetulan kerja di Surabaya tetapi asli Bobli (Bocah Blitar). Saling berbagi informasi dan tukar pikiran demi kemajuan club masing-masing merupakan topik utama dalam pembicaraan kami.

2014-08-23 22.36.14
Sowan ke RHSF-TA

Inilah sepenggal kisah kami, para Biker’s DBS dalam mengisi hari kemerdekaan. Mana kisah kalian??

Bonus…..

2014-05-18 14.17.45
DBS #005 Narsis dulu….

Honda CB150R

Honda CB150R StreetFire, Rajanya Roda Dua!

Saat berbicara tentang sepeda motor maka ingatan orang akan tertuju dengan kata Honda. Apapun merek sepeda motor masyarakat tetap menyebutnya Honda. Tidak dapat dipungkiri, memang Honda sudah menjadi merek yang mem-branding secara masif di Indonesia.

Butuh kerja keras dan proses untuk membuat merek melekat pada ingatan konsumen. Seperti halnya dilakukan PT Astra Honda Motor (AHM) yang selalu berusaha memproduksi motor-motor unggulan yang memimpin pasar. Hampir 43 tahun Honda konsisten menjadi pelopor industri sepeda motor di Indonesia dan mewujudkan visinya untuk membuat mimpi pelanggan menjadi kenyataan, menciptakan sukacita bagi pelanggan dan memberikan kontribusi kepada masyarakat Indonesia.

Sejalan dengan misinya untuk membuat produk dan layanan terbaik, maka wajar jika Honda selalu meraih prestasi tiap tahun. Diberikannya IBBA Award 2013, menambah panjang daftar penghargaan yang telah diterima AHM pada tahun ini, yaitu Indonesia’s Most Favorite Youth Brand, Service Quality Award, Indonesia’s Most Admired Companies, Indonesia’s Most Favorite Women Brand, Kartini Award, Words of Mouth Awad, Choice Brand Award, Pelopor Link and Match Bidang Keahlian Teknik Sepeda Motor (TSM) di Sekolah Menengah Kejuruan, dan penghargaan atas Kepedulian dan Partisipasi dalam Pelaksanaan Pendidikan Etika Berlalu Lintas di Satuan Pendidikan. Selain itu, sepeda motor Honda kembali dinobatkan sebagai produk paling ramah lingkungan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) setelah berhasil mempertahankan penghargaan Emisi Gas Buang Terbaik Kendaraan Bermotor Kategori Sepeda Motor.

Honda CB 150 R StreetFire

Motor canggihirit dan advance yang kini menjadi buah bibir dikalangan masyarakat adalah Honda CB 150 R StreetFire. Munculnya motor ini semStreetFire akin menunjukkan kredibilitas AHM sebagai produsen motor terbaik. Honda CB 150 R StreetFire yang bersegmentasi anak muda juga sebagian dewasa ini hadir dengan menawarkan empat varian warna, yaitu merah, hitam, silver spring biru dan putihspring merah.

Unggulan terbaru Astra Motor di kelas 150 cc, tipe CB 150 R StreetFire kini telah mencuri perhatian para penghobi motor sport setelah pendahulunya Tiger 2000 meraih sukses. Keunggulan motor ini dibandingkan pendahulunya, tipe ini lebih responsif dan tahan serta sigap terhadap kondisi jalan yang terjal dan ekstrim sekalipun.

Di segmen sepeda motor sport, AHM berhasil menjual 37.015 unit atau 8,4% dari total penjualan Honda pada bulan Oktober. Honda CB150R StreetFire PGM-FI tercatat sebagai model motor sport terlaris dengan total penjualan 17.629 unit.

Sesuai dengan tagline Honda CB 150 R StreetFire yang menyatakan canggih, irit danadvance, maka berikut alasannya mengapa menggunakan tagline tersebut:

CANGGIH

  • Honda CB 150 R StreetFire mempunyai latar belakang grafik berwarna putih menarik, sporty dan Didukung panel digital yang futuristik. Panel digital ini menampilkan informasi yang lengkap, seperti speedometer, odometer, trip meter, clock, dan fuel meter dalam satu tampilan layar.
  • Model ini juga udah dilengkapi velg racing palang 6 berpola bintang serta punya penampang palang berbentuk U tebal yang sporti. Velg racing ini dibalut dengan ban tipe tubeless sehingga jadi lebih aman dan praktis. Selain itu, model ini juga dilengkapi fitur unggulan lain seperti pengaman kunci bermagnet (Magnetic Key Shutter), sehingga tampil lebih modern sekaligus praktis dan efektif mengurangi resiko pencurian motor.
  • Honda CB 150 R StreetFire Liquid Cooled with autofan yang artinya motor ini mumpunyai radiator canggih dan kipas elektrik yang otomatis menjaga agar temperatur tetap konsisten di seluruh bagian mesin. Sehingga motor ini punya tenaga ekstra dan mesin tetap awet. Intinya mesin tidak akan cepat rusak, karena tidak cepat panas. Bagi para pengendara yang gemar berkendara dengan RPM tinggi khususnya di daerah perkotaan yang syarat akan padat merayap dan gemar berkendara jarak jauh (touring), fitur ini sangat berperan penting guna menambah usia mesin (awet).

IRIT

Honda CB 150 R StreetFire efisien dan ramah lingkungan. Motor baru keluaran Astra Honda Motor (AHM) ini adalah motor yang hemat bahan bakar, apalagi dilengkapi teknologi PGM-FI (Programmed Fueled Injection) makin irit dan ramah lingkungan. Akselerasi juga maksimal, tidak tersendat-sendat. Selain itu, motor ini diklaim sangat irit bahan bakar berdasarkan pengujian internal Honda, yang menyebutkan bahwa konsumsi BBM motor sport ini menyentuh angka 36 km/lt.

ADVANCE

  • Rangka Dan Suspensi Honda CB 150 R StreetFire. Honda CB 150 R StreetFire didesain dengan rangka tipe truss atau trellis yang ringan dan memiliki kekuatan tinggi. Dengan tipe rangka ini  membuat sistem suspensi Pro-Link bekerja secara optimal, getaran mesin pun akan menjadi minimal, sehingga terjadi kestabilan, kelincahan dan kenyamanan selama berkendara.
  • Honda CB150R StreetFire ini meiliki sistem mesin DOHC 6-Speed Engine. Mesin 150CC, Sitem 4-langkah, DOHC, 4-katup, 6-kecepatan berbasis CB 150 R yang legendaris ditambah teknologi PGM-FI dan teknologi yang lain-lain sehingga menghasilkan ini:
  1.  Performa mesin yang berlimpah,
  2.  Akselerasi yang responsif,
  3.  Hemat bahan bakar,
  4.  memiliki performa tenaga yang tidak diragukan lagi pada putaran atas,
  5.  dan yang paling penting ramah lingkungan.
  • Honda CB 150 R StreetFire mempunyai Pro-Link Rear Suspension seperti berikut ini:

Pro-link Rear Suspesion berguna agar disaat berkendara tempat duduk terasa lebih nyaman dan lembut. Selain itu, sitem ini bisa menyesuaikan diri dengan kondisi jalan. Jadi jika ada jalan berbatu tidak perlu khawatir terguncang atau terpental-pental.

  • Rem cakram ganda

Untuk mengendalikan kecepatan, model ini sudah dilengkapi dengan rem cakram ganda yang menghasilkan tenaga pengereman maksimal di segala kondisi perjalanan.

SPESIFIKASI Honda CB 150 R StreetFire

Honda CB150R STREETFIRE, Lincah dan Ramping Menembus Kemacetan

Dengan hadirnya motor terbaru Honda CB 150 R StreetFire, maka akan menjawab keseriusan pabrik otomotif asal negeri sakura ini dalam menancapkan kukunya di industri otomotif tanah air. Motor ini memiliki rancang bangun yang mengedepankan faktor ramping dan ringan sebagai motor sport. Hal ini berhasil terealisasi dilapangan. Diluar segala teori yang disodorkan, seperti sudut kemudi yang lebar 90 derajat, radius putar lebih kecil (1.980m), motor ini memang terasa “light” dan gampang ditekuk-tekuk. Kelebihan ini akan membuat CB 150 R superior membelah kemacetan lalu lintas di kota-kota besar dibanding kompetitornya. Sebab CB 150 R StreetFire merupakan motor yang lincah untuk perkotaan dan nyaman untuk berkendara sehari-hari.

“Motor ini  memang dirancang lincah di perkotaan lewat kombinasi  mesin CBR yang legendaris dan sasis baru,” jelas Eijiro Asakawa selaku Chief Engineer Honda R&D Southeast Asia Co.

Kelincahan CB 150 R StreetFire diperoleh lewat selisih 9 kg lebih ringan dari sasis CBR. Jumlah yang banyak untuk ukuran mesin yang sama. “Bahan pipanya dari baja khusus rangka. Pipa bulat memang ringan dan mudah meredam getaran. Fleksibilitasnya besar, namun bisa disesuaikan dengan menambah batang-batang lain yang bersebrangan dengan main frame,” tambah Sarwono.

Misalnya rangka yang melintang pada mesin, ini berfungsi sebagai pegangan bagian bawah engine, pula menambah rigid dan membatasi agresif yang dikehendaki. Mesin memang terlihat menggantung, tapi sebenarnya mesin di pangku rangka. Sasis yang melintang tadi berfungsi sebagai down tube.

Ujungnya, diandaikan meliuk ‘pelan atau sedang’ di jalan macet, reaksi power yang membuat motor jadi agresif, tersambung dengan karakter rangka dan reduksi percepatan tadi. Mana mungkin bisa lincah di perkotaan padat, bila tenaga baru didapat pada putaran tinggi. Itu yang dibenahi AHM dari DNA CBR150. Intinya, ini motor barjiwa muda.

Freestyle dengan Honda CB 150 R StreetFire

Dalam dunia freestyle motor dengan mesin yang responsif dan rangka yang kokoh menjadi suatu keharusan. Para Freestyler tidak akan sembarangan memilih motor untuk kontes yang berhubungan dengan keamanan mereka. Beberapa hal penting yang biasa dicermati oleh Freestyler adalah kombinasi power, torsi  dan sasis yang saling menopang agar balance. Bila hanya enak di sasis, mesinnya lemah mereka tidak akan memilih motor tersebut. Sejalan dengan hal itu, AHM kini menjawab harapan para Freestyler dengan menghadirkan Honda CB150R StreetFire, bukan hanya lincah di jalanan dalam hal kecepatan dan performa, namun juga tangguh saat diajak beraksi ekstrim oleh freestyler.

“Keseimbangan motor dalam kontes freestyle ditentukan kompaknya mesin dan sasis. Harus imbang pada putaran bawah, menengah dan tinggi. Semuanya terpakai di freestyle, tetapi ada persentasenya,” papar Muhamad Rofik, freestyler senior dari Solo, Jawa Tengah.

Dyno Test Honda CB 150 R StreetFire

Reaksi mesin CB150R mulai memancing tenaga pada kisaran 3.000 rpm. Kemudian, rata-rata konstannya selalu di 5.000 rpm ke atas.  Ini diiringi momen puntir (torsi) melonjak lebih awal. Ya, memang begitu hukum mesin, torsi yang duluan dan disusul tenaga sesuai naiknya putaran. Pada 5.500 rpm torsi bermain pada 10 Newton meter (Nm) alias 1.019 kg-m dan tenaga berada pada 8 hp atau dk. Kira-kiria begitu membaca hasil dynonya.

Artinya, disuruh akselerasi pada 5.500 rpm ke atas dan masih longgar  dipush lagi sejak putaran itu. Misalnya menyalip dari  5.500 rpm akan dengan mudah dapat tarikan, karena puncak torsinya 11.45 Nm pada 7.500 rpm dan tenaga penuhnya 14 dk atau hp.

Touring Perdana DBS (District Blitar Streetfire)

Tanggal 14 September 2013 merupakan hari yang ditunggu-tunggu oleh bikers DBS. Pada hari itu, adalah agenda Touring Perdana DBS yang diikuti oleh 8 member DBS. Kala itu, kami berangkat jam 8 malam dari Blitar menuju Malang. Sekitar jam 22.00, kami sampai di stadion Kanjuruhan Malang. Di sana kami di jemput oleh dulur Malang (MSFC). Setelah itu, kami konvoi bareng menuju tempat kopdar MSFC di Jalan Ijen kota Malang. Kami saling tukar informasi disitu (tukar PIN BB juga boleh, hehehehehe).

Dulur-dulur Pandaan (CRSP) kebetulan juga sambang ke Malang pada waktu itu, jadi semakin rame lah acara ngumpul bareng di Malang (Suwun buat dulur Malang). setelah puas nih cerita mengenai kuda besi kebanggan, langsung tancap gas buat rolling kota Malang. Barisan panjang gak menyulutkan bikers2 buat nunjukin aksi dengan kuda besi.

Malam itu kami nginep di base camp MSFC, disitu kami dijamu dengan makan tengah malam (Suwun maneh, sing sering-sering ae rek). dulur Malang sangat welcome, kami menginap di basecamp tersebut untuk istirahat sejenak, karena paginya kami akan nge-gas lagi ke Cangar dan Coban Rondo. Paginya, kami langsung gas ke Cangar terlebih dahulu (dingin-dingin jadi anget di Cangar, pemandian air hangat). Udara sejuk pegunungan membuat kami menikmati perjalanan.

Selama perjalanan, kami tidak menemui masalah yang berarti baik di perjalanan maupun di tunggangan kami (si Streetfire). Kamilanjut ke Coban Rondo yang indah dan mempesona. Sekitar jam 11.00 kami gas lagi untuk balik ke Blitar. Kami lewat jalur krisik, ngantang untuk perjalanan pulang. pemandangan yang indah menjadikan kami lupa akan kelelahan selama touring.

itulah sepenggal kisah touring perdana DBS dan masih banyak lagi kisah selama perjalanan yang belum kami posting.

SAM_2686 SAM_2713 SAM_2717 SAM_2721 SAM_2729 SAM_2733 SAM_2768SAM_2809 SAM_2822 SAM_2823

Sejarah DBS

District Blitar Streetfire atau biasa disebut dengan DBS adalah sebuah komunitas motor Honda CB150R yang terbentuk pada tanggal 17 Agustus 2013 di Kota BLITAR.
Tempat berkumpul komunitas kami tapatnya di Jl.Merdeka (depan BANK DANAMON) kanan jalan.
Untuk sementara jumlah anggota kami kurang lebih berjumlah 25 orang, yang di Ketuai oleh Bro Indra..